Hampir satu tahun yang lalu, saya membeli 3 kantong bibit Petunia di pameran flona Senayan. Dua kantong dari bibit-bibit tersebut dihibahkan kepada seorang teman yang dulu pernah nitip petunia dari malang tapi tidak dibawakan. Sedangkan yang satu kantong lagi saya simpan, karena bungkusnya terlanjur saya sobek (alasan: penasaran, bibit petunia bentuknya bgmana sih???:D ternyata kueciiillll2, diwadahi dalam satu tabung plastik yang kedap udara)
Dua minggu yang lalu, senyampang udara jakarta sedang agak sejuk, bibit yang sekantong itu saya semai dalam kotak bekas wadah brownies dengan media cocopeat campur humus. Setelah hampir dua minggu tanpa ada tanda-tanda kehidupan (saya pikir… ah failure), pagi tadi muncul dua tunas kecil yang imut dan kiyut. Senang sekali saudara-saudara, sekarang saya bisa berharap semoga nanti bisa menghias rumah dengan pot-pot bunga petunia yang berwarna-warni (masih jauhhhh kaliiii
).
Akan tetapi……
dengan tingkat keberhasilan 2 tunas/75 seed…. ummmm
Kenapa ya?
proses germinasi belum tuntas ???
suhu dan kelembaban kurang ideal???
kurang cahaya ???
Media tanam kurang tepat ???
hmmmmm
Need another try… dengan kondisi penyemaian yang lebih terkontrol, dengan studi pustaka yang lebih mendetail (hehehehehehe iseng banget ya….. daripada ngisengin si kecil, kan lebih baik ngisengin petunia, iya nggaaa )
jadi, bukan masalah jempol yang hijau atau biru kan ??? :p
