Arsip untuk Agustus, 2008

Lavender vs Angelonia

Posted in My (non)Secret Garden dengan kaitan (tags) , , on Agustus 25, 2008 by nk

huwaaahhhhhh capeeee’ deh…..
hanya di indonesia-lah sebatang tanaman bisa berganti identitas dengan mudahnya, sama seperti dengan gampangnya seseorang membuat ktp palsu (saya juga pernah bikin sekali hehehehe, pantesan ya, banyak tukang tepu dan teroris yang bisa berkeliaran)

Begini ceritanya …..
Beberapa hari yang lalu saya mampir kembali ke lap banteng setelah mencari tiket mudik di stasiun gambir (tiketnya ga dapet, daripada pergi naik bianglala 44-nya sia-sia gitu loh). Pada kunjungan kali ini, saya sempat mencermati bahwa banyak kios-kios yang menjual tanaman pengusir nyamuk dengan label “LAVENDER”.
“Waahhh keren banget”, tapi pas saya pelototi, “loh…. kok…..
itu kan angelonia, bukan lavender!!!”
Anehnya lagi semua kios-kios itu ternyata melakukan hal yang sama…. walah…… ini salah kok salah berjamaah thoo????

Dulu saya pernah iseng bertanya kepada salah satu mas penjaga di taman tekno serpong yang juga menjual lavender tapi angelonia ini….
“Mas, ini bener lavender ???”
“Iya Bu, tuh kan bunganya ungu, bisa ngusir nyamuk juga loh” (mantep, dengan yakin)
“Katanya lavender itu wangi ya Mas ya, kalo yang ini wangi juga gak Mas?”
“eeeeeeuuuhhhhmmm….wangi Bu….” (tapi dengan nada rada ngambang)
“Boleh nyoba metik Mas??, dikiiiiitttttt aja” (sebelum masnya mengangguk, udah mrunthes salah satu ujung tanaman yang ada bunganya duluan hueheheheheheheh)
“Lohhhh mas, kok gak ada wangi-wanginya sama sekali???? baunya malah lengur begini ??? ini lavender beneran apa….???” (dengan gaya kaget yang sok innecent gitu deh, gyahahahahahahaha )
“mungkin karena kepanasan kali Bu, yang punya kebun bilangnya begitu, ga tau deh saya” (ngaku dehhh loee akhirnyaa)

Begitu lah rata-rata jawaban yang saya dapati ketika menelisik identitas “lavender” tersebut lebih jauh….

Padahal, “lavender-lavender” tersebut adalah Angelonia angustifolia yang hanya berfungsi sebagai border plant yang tidak mengandung minyak aromatik apapun sehingga tidak bisa digunakan sebagai mosquito repellent. Sangat jauh berbeda dengan lavender asli yang beridentitas Lavandula angustifolia yang kaya dengan minyak atsiri.

Ok lah, wajar kalau orang-orang kita salah mengidentifikasi, karena lavender maupun angelonia tersebut bukan tanaman native negara kita, keduanya pun memiliki nama belakang yang sama, angustifolia yang berarti berdaun (folia) sempit (angus). Tapi yang membuat saya heran, kenapa kesalahan itu dibiarkan saja ????
kenapa tidak ada menyeletuk “Pak itu bukan lavender, tapi angelonia!” (i did that, tapi saya malah mendapatkan vicious look dari para penunggu kios tsb)
Bukannya bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mbak-mbak serta adik-adik yang pernah menanam “lavender tapi angelonia” itu pasti mengalami tanaman ini tidak mengusir nyamuk, malah bikin nyamuk ngumpyeng ???
hmmmmmmm……
tidakkah mereka curiga,ini lavendernya yang salah atau nyamuknya yang ndableg ???? atau malah egp??? semprot aja pake B****N, sama-sama berasa lavender, begitu????

hmmmm … makanya… Capeeeeeeeeeeeeeeeeeee dehhhhhh!!!!!!!!!!

Insyaallah nanti saya postingkan detil perbedaan antara lavender-angelonia dengan lavender aslinya (lengkap dengan foto-fotonya, kalau lavender yang saya tanam berhasil hidup sampai berbunga).

Sebelum itu, saya cuma bisa bilang, lavender asli wanginya beneran, daun seedlingnya-pun sudah bisa mengeluarkan aroma indah, sedangkan angelonia tak memiliki bau harum tersebut. Sosok lavender mirip dengan rosemary, hanya berbeda dibentuk daunnya, rosemary daunnya kecil dan keras, lavender lebih lembut dan panjang. Sedangkan sosok angelonia seperti ….. ummm apa ya…. pacar air (impatiens) dengan daun lebih sempit memanjang dan jauh lebih kurus tinggi.
Intinya, yang membedakan lavender-angelonia adalah wanginya!!!!
Oleh karena itu ketika hendak membeli tanaman “lavender”, use ur nose carefully.

Sekian, sekilas info
Terimakasih