Archive for the anggrek Category

Semi-Hidroponik (S/H) untuk Anggrek : Langkah Selanjutnya (part 1)

Posted in anggrek with tags , , , , on March 3, 2009 by nk

Setelah sekian lama berburu media untuk s/h ini, akhirnya bulan lalu saya menemukan salah satu produk dari vendor jerman yang dahulu pernah saya hubungi via email, yang mengatakan bahwa mereka tidak punya outlet di Indonesia. Untuk percobaan pertama, saya membeli 10L media ini. Harganya Rp. 8000/L, cukup mahal, tapi mengingat bahwa pakis (Cyathea sp) bakal semakin langka, begitu pula pohon-pohon yang bisa ditebang untuk dijadikan arang, untuk media yang re-usable harga ini bisa dipertimbangkan keekonomiannya (weks, sok banget, pake bicara keekonomian segala :P )
(coba tebak dimana saya menemukannya ???
Harco Plaza Mangga Dua!!!!Benar-benar tidak terduga.
Ketika saya bertanya pada mas penjualnya, memang benar bahwa mereka belum lama mengimpor media ini, belinya juga lewat Singapura. Well jadi anggap saja saya beruntung :D)

Ini dia medianya, bila anda membaca mereknya, mohon maaf, bukannya saya mau promosi, tapi saya nggak sempet ambil labelnya :D

media s/h
Nama generik untuk media ini adalah pellet lempung bakar ringan atau Lightweight expanded clay aggregates. Terbuat dari pellet yang dicetak dan dibakar pada rotary kiln pada suhu tinggi, bersifat porus, ringan dengan ketahanan tekan yang cukup tinggi (keras, kayak kerikil, eh gundu).

Langkah pertama untuk membuat sistem s/h untuk anggrek ini adalah membersihkan dan merendam media tersebut dari debu-debu dan zat kimia (binder) yang mungkin masih menempel. Caranya adalah memasukkan sekantung pellet (5L) tersebut ke dalam bak mandi yang besar (15L lebih deh), kemudian difloatasi (diaduk puter-puter deh), kemudian airnya dibuang. Proses ini diulang-ulang hingga air buangannya tidak lagi berwarna coklat. Setelah bersih, kemudian pellet ini direndam bangsa semalam atau dua di dalam air bersih yang telah ditambahkan vit B1. Setelah ditiriskan, pellet siap disajikan, eh digunakan untuk s/h.

Langkah yang kedua adalah anggrek yang akan ditransfer ke s/h “dibersihkan” terlebih dahulu. Dalam hal ini, dibersihkan berarti media yang lama dibuang semua, akar-akar yang mati, tua dan terluka dipotong, seludang-seludang kering yang biasanya masih menempel di pseudo-bulb anggrek dikelupas, kemudian anggreknya direndam di dalam larutan fungisida, bakterisida dan insektisida barang 1-2 jam. Setelah beres, si anggrek dikering-anginkan. Sesudah itu anggrek siap di-s/h-kan.

Langkah ketiga adalah menyiapkan pot s/h. Saya menggunakan gelas plastik bekas aqua untuk anggrek-anggrek yang masih kecil, gelas plastik bekas pop-ice untuk anggrek ukuran sedang dan pot plastik hitam biasa untuk anggrek yang lebih besar. Untuk gelas plastik, harus ditambahkan lubang disisi-sisi gelas, kira-kira 30% dari ketinggian gelas (diukur dari bawah!). Sedangkan untuk pot plastik yang bawahnya sudah berlubang harus diberi mangkuk sebagai reservoirnya.

Proses penanamannya sendiri cukup mudah, bahkan bisa dibilang lebih mudah daripada proses potting menggunakan media konvensional :D. Pot diisi dengan pelet 1/3 bagian, anggrek diletakkan ditengah-tengah pot dengan akar disebarkan, kemudian dituangi pellet hingga agak “terkubur”, maksudnya adalah bagian pangkal pseudobulb anggrek, dimana mata tunas dan calon akar tertutupi oleh pellet. Setelah posisi anggrek cukup stabil, maka repotting anggrek selesai sudah.

Pada proses s/h yang saya lakukan kemarin, reservoir tidak langsung saya isi dengan fertilizer. Saya hanya menggunakan air biasa dengan pemikiran bahwa kebanyakan anggrek yang saya transfer ke s/h sebagian besar mengalami penggundulan akar, jadi its no use supplying them with any root-food. Yang penting adalah menjaga kelembaban media untuk merangsang pertumbuhan akar dan tunas baru. :D

Ini dia anggrek-anggrek yang saya s/h-kan
Oncidium Sharry Baby 'Emeraldi'

yang lain ntar ya, capek hehehehehe

Next : Perkembangan dan pemupukan
sampai jumpa :)

semi hidroponik untuk anggrek ??

Posted in anggrek on February 5, 2008 by nk

Lagi curious tentang topik semi-hidroponik (s/h) untuk anggrek ini!!
First thing first, yang dibutuhkan untuk s/h adalah :
1. MEDIA
menurut sumber di internet yang terbaik adalah LECA (lightweight expanded clay aggregates)
pellet tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi di rotary kiln hingga menghasilkan pellet yang ringan, porous dan tahan tekanan tinggi, tidak ada di indonesia sodara-sodara!
problems : dimana dan bagaimana saya bisa mendapatkannya??????
solution :
a. cari alternatifnya, saya pernah melihat kerikil/gravel untuk akuarium, bentuknya bulat seragam, bisakah bahan ini digunakan???
b. Pesen sama tukang pembuat keramik di malang, tapi maahhhhaaaall :( (dulu pernah nitip nanya sama Pak Eddy, minimal 500rb/kg? woowww Primeagra saja hanya 22 USD/22 liter tanpa ongkir)
c. Pesen di singapore, tadi sempet search harganya sekitar 40SGD/50liter tanpa ongkir, sekarang lagi inquiry ttg ongkirnya ke indonesia, crossing my fingers on)

2. Feeding solution : ini mah bisa diramu sendiri, jangan sebut saya sarjana teknik kimia jika tidak bisa membuatnya (jumawa mode on)

3. Hydro-Pot : bisa dibuat, i have a crafty DH, dengan pendekatan yang tepat, i bet he can help me with this hehehehehehehehehe

Literatur-literatur tentang s/h dari berbagai sumber telah dikumpul, just wait for the right time to jump in

sabar ya anggrek-anggrekku …..

In memoriam….. my orchids…. hiks…..

Posted in anggrek on March 15, 2007 by nk

Lagi bebersih hard disk…
Kemudian menemukan foto ini,
Anggrek-anggrekku yang tengah berbaris menyambut pagi.
Namun sayangnya mereka kini telah tiada karena berbagai sebab, terutama, karena kebodohan pemiliknya.
Maafkan daku ya anggrek… hiks

In memoriam
dari kiri ke kanan
Epidendrum sp, Oncidium twinkle red, phalaenopsis hybrid white, dan baby phal serta yang digantung adalah Ascocentrum miniatum.

Pamer Lagiiii :P

Posted in anggrek on December 14, 2006 by nk

My ibu kos purple dendroMy doritis

They’re just so beautifull aren’t they ??

Gambar yang kiri adalah anggrek dendrobium entah, asalnya dari dendrobiumnya ibu kos yang setengah mati, kemruwel di dalem pot yang kekecilan, trus saya split dan pindahkan ke dalam pot yang sedikit lebih besar. Dalam 4 bulan, tunas anakannya yang tumbuh pertama pun akhirnya ngembang…hikss.. terharu……

Kemudian gambar sebelah kanan adalah Doritis pulcherrima, hasil jalan-jalan ke ragunan kemaren, 20 ribu/pot, punya 2 spike dan 3 anakan. Bunganya kecil-kecil, mirip dengan phalaenopsis, tapi spikenya bisa puaaannnnjaanngggg dan tinggiiiiiiiiii….. I luv their elegant simplicity…. hope this one could last furevah :)

Sore nanti berangkat ke malang, huwaahhhh ngurusin my marriage plan….huwaahhhhh cant stop berhuwaahhhh-huwaaaaahhhhhhhhhh
3 minggu lagi huwaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh
duh ga nyambung ..
eh iya moga2 sempet jalan2 cari anggrek lagi yahhh
see ya neks wik anggrek-anggrekku :D

eh ini yang udah ngembang 2

Maaf, saya mau pamer… hehehehehe

Posted in anggrek on December 8, 2006 by nk

Ini Aerides saya….
udah mekar…
ternyata wangi …. sesuai dengan namanya dan thanks god, hal tersebut membuktikan idung saya ternyata masih berfungsi dengan baik juga :D
tapi kok gampang rontok ya…. ato emang usianya cuma 3-4 hari ya… maklum blum tau, baru pertama ini pelihara Aerides :)

Ini dia
My Aerides Odorata

heheheheheheheheh
i luv it, walopun dapetnya karena salah beli….

Aerides ternyata …..

Posted in anggrek on December 1, 2006 by nk

whoooaaa mekar (not full yet)
Pagi tadi ketika inspeksi para piaraan….
whoaa…. si kuncup mekar sodara-sodara, walopun belum 100%
Sekarang saya yakin bahwa cintaku hanya untukmu….
eh bukaannnn ituuu !!!
saya yakin bahwa anggrek yang katanya ekor tupai itu adalah Aerides odorata, kenapa ??? soalnya bunganya ada cucuknya, warnanya juga persis ma aerides yang ada di internet….
Sedikit kecewa sih…. tapi its ok, kalo Rhynchostylis ngembangnya hanya setaun sekali, kalo Aerides ini bisa ngembang terus (katanya)

Tapi kata Pak Hanafi di bdg, harganya si aerides cm 10 rebu…. gw kemaren beli 20 rebu… tapi kan dapet 3 po’on ogeb, kalo diitung atu2 mah 20/3 kan!!!! (matematikamu dapet berapa sayang ??? dun ask!!!!)

Trus katanya Aerides ini wangi, namanya juga Aerides odorata, tapi nyang itu kok ga ada baunya apa2 ya… atau kesalahan ada pada hidung anda???? :))
Whotevah deh yang penting mekarrr horeeeee!!!

Satu lagi, si dendro ungu juga mo ngembang loh ….
ini dia kuncupnya…. tapi cuma 4 biji kembangnya, maklum baru belajar ngembang dia, hasil seplitan 3 bulan lalu hehehehehehe
ini dia….
kuncupnya si dendro ungu

Wot is dis ??? rhynco apa aerides….

Posted in anggrek on November 27, 2006 by nk

hmmmm … anggrek dari malang yang kata penjualnya bernama anggrek ekor tupai atau Rhynchostylis retusa kuncup bunganya udah mulai penuh… tapi malah bikin bertanya2… apa bener ini rhyncho… kok malah lebih mirip ama aerides ya….

ini nih potonya
kuncup anggrek ..... ?? enibadi knows????

kalo yang ini sepo’on2nya
poon anggrek dr malang yang katanya bernama anggrel ekor tupai

kalo yang ini aerides

poonnya mirip kan ???
jadiiii siapa kah anggrekku yang satu ini ???
(cepet mekarooo dunks.. biar bisa identifikasi)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.