Hmmmm

Posted in Uncategorized on June 14, 2011 by nk

ayooo semangat … mari ngeblog lagi!!

Advertisements

Mari Merajut….. (lagi)

Posted in rajutan on April 16, 2010 by nk

Setelah 4 tahun meninggalkan dunia benang membulet dan rajut merajut, bulan ini, saya kembali memfungsikan tangan yang telah kaku ini untuk berkarya kembali. Awal ceritanya adalah si Mangpretz yang sering masuk angin gara-gara kedinginan naik motor, setelah membongkar lemari, ketemulah selembar syal abu-abu crochetan tahun 2005an… eh tapi pas dipake dianya komplen “ih gatel”. Ketika jalan-jalan ke ITC BSD awal februari kemaren, eh ketemu gerainya HobbyCraft, on an impulse, saya mengambil segulung benang dan sepasang jarum knit yang circular, walaupun sebenernya, saya hanya bisa knit on theory saja, itu pun pake jarum knit yang biasa. So, ketika sampai di rumah, mulailah dipikir-pikir, dilihat-lihat…. mau diapain yah…. kadung beli, mahal pula.. kalau ngga dipakai kan sayang. Mulailah downlod sana-sini, baca lagi teorinya, dan setelah berkonsultasi dengan si calon konsumen, akhirnya diputuskan untuk membuat proyek balaklava alias kupluk maling buat si mangprets, requirement dia cukup sederhana, pokoknya leher ama kuping anget dah, DAN GA GATEL! Tapi untuk mewujudkannya itu yang repot… untungnya pattern buat balaklava sederhana banyak tersebar di internet, dan setelah beberapa kali trial, akhirnya diputuskan pake ribbing sederhana saja, ukurannya segede kupluk yang sudah sering dia pakai (bau!ih), masalah shaping dst dst, kita lihat saja nanti, toh sekarang baru sampe bagian lurusnya yang bisa dikerjakan sambil merem pun (gaya!!!!)……..
Berlatih kesabaran, konsentrasi, dan menghilangkan bosen ketika naik angkutan jemputan kantor yang pake muter-muter……
GAnbatte Me!!!!

BTw ini
benangnya Sirdar Bonus Flash Ripple 939, 1 skein, 5 mm circular needles,

Info benangnya :
Bonus Flash Dk
Blend: 100% Acrylic
Ball weight: 100g
Yardage: 280m/306y
Needle size: 4mm
Tension: 22 stitches, 28 rows to 4 inches / 10 cm on 4mm needles

Pattern:
casting on (2+1)+1, sepanjang yang diperlukan, join, place marker
row 1: *(K2,P)*, terus aja begitu mpe row2 selanjutnya, sekarang baru dpt 25 row neh….

Semi-Hidroponik Part 2

Posted in Uncategorized on December 28, 2009 by nk

Setelah hampir 1 tahun meng-SH-kan anggrek, weeeellllll i have to say.. beberapa ada yang sukses, beberapa ada yang gagal. Untuk Coelogynes definitely no SH, semua gagal di SH, kecuali Coelogyne asperata. Beberapa anggrek bulan (phalaenopsis) berhasil adaptasi diSH, tapi beberapa lainnya R.I.P dengan sukses (termasuk Phal. floresensis-ku yang malang). Cattleyas mostly do fine, tapi ada beberapa yang ngambek, termasuk si Golden Lion (skrg kondisinya mengenaskan, cuma 1 shoot kecil yang numbuh, on mount).

Ada beberapa perubahan yang diterapkan untuk SH saya, antaranya water reservoirnya diperendah karena mau gak mau SH section di kandang anggrek saya selalu kena guyur tiap hari (soalnya diatasnya ada Vanda dkk). Trus karena kena guyur tiap hari, otomatis pemupukannya jadi kacau, ya apa boleh buat deh, jadwal pemupukannya dibarengin sama anggrek yang lain, cuman konsentrasinya dipertinggi sedikit (SEDIKIT!!! pake saja). Kemudian NO CHEMICAL FERT, Organic Fert saja!!! (entah kenapa kalo pake chemical fert, punya saya is G***M**E, pasti akar yang baru numbuh ada yang busuk, kejadian pada trimester yang pertama, padahal konsentrasi pupuknya <150 ppm).

Sayangnya sampai sekarang belum ada client SH yang berbunga, kemarin si Mari's Song sempet bikin sheath, tapi ternyata calon spikenya blasted di dalem(untung skrg si dianya udah punya shoot baru, jadi, who knows lah). Well, jadi walaupun blum pada mau bungaan, at least some are growing well enough, for i do think that every and each new growth is miracle 🙂

s/h-ers

Go Green, Go Organic !!!

Posted in Uncategorized on December 14, 2009 by nk

Ahh ribet ternyata…
Pestisida organik : sudah jodoh sama pure neem oil + apsa, sekarang nyoba FX dari ieh! untuk selingan (just in case si thrips, aphid sama rsm membangun kekebalan thdp azadirachtin). Tapi ketika dicermati isinya FX adalah azadirachtin + euphorbin ….. yeee setali 3 duit ternyata.
Pupuk organik liquid : nyoba B*A, bau tai kucing, works fine, tapi baunya ga tahan, pakai Sampi biogrow, bau ikan, amis banget, anak-anak tetangga pada protes, ihk. Sedang mencoba Nutrifarm dari amway, rekomendasi seorang teman, diliatin hasilnya TOP bgt plus diberi sampelnya … (kurang apa coba?), smell fine, cuman harganya…. muahal tenan!
Growth enhancer organic : Nyari seasol (seaweed extract) gak dapet2, eh toko yang disebutkan diiklannya ternyata sudah tutup, nyoba Budd Terra dari ieh! juga…just wait and see the result
Pupuk organik pellet : PK’s brand…. works fine, cuma disukai jamur dan semut, noticing dibeberapa pot, pelletnya berjamur dan digotong2 oleh para semut…. hmmm wondering what are they doin ???. Pengen nyuba kascing a.k.a vermicompost, tapi belum tahu kudu nyari dimana…
any idea?????

Peggy Gordon

Posted in come, sing along! on November 10, 2009 by nk

by The Corrs
from the album : Home

O Peggy Gordon, You are my darling
Come sit you down upon my knee
And tell to me the very reason
Why I am slighted so by thee

I’m so in love that I can’t deny it
My heart lies smothered in my breast
But it’s not for you to let the world know it
A troubled mind can know no rest

I put my head to a glass of brandy
It was my fancy, I do declare
For when I’m drinking, I’m always thinking
And wishing Peggy Gordon was here

I wish I was in some lonesome valley
Where womankind cannot be found
Where little birds sing upon the branches
And every moment has a different sound

O Peggy Gordon, You are my darling
Come sit you down upon my knee
And tell me the very reason
Why I am slighted so by thee

Oh baby, tell me the very reason
Why i am slighted so by thee…..
(danks…. it IS hurt)

Semi-Hidroponik (S/H) untuk Anggrek : Langkah Selanjutnya (part 1)

Posted in anggrek with tags , , , , on March 3, 2009 by nk

Setelah sekian lama berburu media untuk s/h ini, akhirnya bulan lalu saya menemukan salah satu produk dari vendor jerman yang dahulu pernah saya hubungi via email, yang mengatakan bahwa mereka tidak punya outlet di Indonesia. Untuk percobaan pertama, saya membeli 10L media ini. Harganya Rp. 8000/L, cukup mahal, tapi mengingat bahwa pakis (Cyathea sp) bakal semakin langka, begitu pula pohon-pohon yang bisa ditebang untuk dijadikan arang, untuk media yang re-usable harga ini bisa dipertimbangkan keekonomiannya (weks, sok banget, pake bicara keekonomian segala 😛 )
(coba tebak dimana saya menemukannya ???
Harco Plaza Mangga Dua!!!!Benar-benar tidak terduga.
Ketika saya bertanya pada mas penjualnya, memang benar bahwa mereka belum lama mengimpor media ini, belinya juga lewat Singapura. Well jadi anggap saja saya beruntung :D)

Ini dia medianya, bila anda membaca mereknya, mohon maaf, bukannya saya mau promosi, tapi saya nggak sempet ambil labelnya 😀

media s/h
Nama generik untuk media ini adalah pellet lempung bakar ringan atau Lightweight expanded clay aggregates. Terbuat dari pellet yang dicetak dan dibakar pada rotary kiln pada suhu tinggi, bersifat porus, ringan dengan ketahanan tekan yang cukup tinggi (keras, kayak kerikil, eh gundu).

Langkah pertama untuk membuat sistem s/h untuk anggrek ini adalah membersihkan dan merendam media tersebut dari debu-debu dan zat kimia (binder) yang mungkin masih menempel. Caranya adalah memasukkan sekantung pellet (5L) tersebut ke dalam bak mandi yang besar (15L lebih deh), kemudian difloatasi (diaduk puter-puter deh), kemudian airnya dibuang. Proses ini diulang-ulang hingga air buangannya tidak lagi berwarna coklat. Setelah bersih, kemudian pellet ini direndam bangsa semalam atau dua di dalam air bersih yang telah ditambahkan vit B1. Setelah ditiriskan, pellet siap disajikan, eh digunakan untuk s/h.

Langkah yang kedua adalah anggrek yang akan ditransfer ke s/h “dibersihkan” terlebih dahulu. Dalam hal ini, dibersihkan berarti media yang lama dibuang semua, akar-akar yang mati, tua dan terluka dipotong, seludang-seludang kering yang biasanya masih menempel di pseudo-bulb anggrek dikelupas, kemudian anggreknya direndam di dalam larutan fungisida, bakterisida dan insektisida barang 1-2 jam. Setelah beres, si anggrek dikering-anginkan. Sesudah itu anggrek siap di-s/h-kan.

Langkah ketiga adalah menyiapkan pot s/h. Saya menggunakan gelas plastik bekas aqua untuk anggrek-anggrek yang masih kecil, gelas plastik bekas pop-ice untuk anggrek ukuran sedang dan pot plastik hitam biasa untuk anggrek yang lebih besar. Untuk gelas plastik, harus ditambahkan lubang disisi-sisi gelas, kira-kira 30% dari ketinggian gelas (diukur dari bawah!). Sedangkan untuk pot plastik yang bawahnya sudah berlubang harus diberi mangkuk sebagai reservoirnya.

Proses penanamannya sendiri cukup mudah, bahkan bisa dibilang lebih mudah daripada proses potting menggunakan media konvensional :D. Pot diisi dengan pelet 1/3 bagian, anggrek diletakkan ditengah-tengah pot dengan akar disebarkan, kemudian dituangi pellet hingga agak “terkubur”, maksudnya adalah bagian pangkal pseudobulb anggrek, dimana mata tunas dan calon akar tertutupi oleh pellet. Setelah posisi anggrek cukup stabil, maka repotting anggrek selesai sudah.

Pada proses s/h yang saya lakukan kemarin, reservoir tidak langsung saya isi dengan fertilizer. Saya hanya menggunakan air biasa dengan pemikiran bahwa kebanyakan anggrek yang saya transfer ke s/h sebagian besar mengalami penggundulan akar, jadi its no use supplying them with any root-food. Yang penting adalah menjaga kelembaban media untuk merangsang pertumbuhan akar dan tunas baru. 😀

Ini dia anggrek-anggrek yang saya s/h-kan
Oncidium Sharry Baby 'Emeraldi'

yang lain ntar ya, capek hehehehehe

Next : Perkembangan dan pemupukan
sampai jumpa 🙂

Broken Promises….

Posted in Uncategorized on September 1, 2008 by nk

bisa membuat seseorang merasa begitu tak berarti….
bukan kah begitu ???
hiks…..sedih…..